Rabu, 06 Februari 2019

Demi Kenikmatan Surga Dunia, Suami Inneke Beberkan Tarif Sewa Bilik Cinta di Lapas Sukamiskin

Fahmi Darmawansyah mengakui keberadaan bilik cinta atau asmara di Lapas Sukamiskin. Sewa untuk sekali pakai bilik itu tarifnya beragam.

Suami Inneke Koesherawati ini awalnya berbelit saat ditanya hakim soal adanya transaksi penyewaan bilik cinta. Terdakwa kasus suap perizinan keluar Lapas Sukamiskin ini mengelak bahwa seolah-olah mengomersialkan bilik tersebut.

"Jadi begini biar diperjelas. Ada bilik asmara itu tidak dikomersialkan, saya enggak tahu. Izin yang mulia ini terkesan saya menyewakan," kata Fahmi dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (6/2/2019).

"Ini saja kalau enggak disewakan, enggak apa-apa. Kami ingin mencari kebenaran materil saja. Setahu saudara itu kalau warga binaan menggunakan sewa, berapa sewanya?" kata hakim menyanggah.

Menurut Fahmi, ada dua kategori dengan nominal sewa yang beragam. Dia menyebut harga sewa dari Rp 300 ribu, Rp 400 ribu sampai tertinggi Rp 650 ribu. Untuk harga tertinggi untuk tarif sewa khusus koleganya saja.

"Rp 650 ribu hanya untuk 7 orang saja, kawan-kawan yang sudah kenal semua, bukan umum. Kalau umum setahu saya Rp 300 sampai 400 ribu," kata Fahmi.

Fahmi mengatakan tarif sewa tersebut bukan ditentukan olehnya sendiri. Tarif tersebut berdasarkan kesepakatan.

"Ya kesepakatan saja. Mereka kasih seorang Rp 650 ribu," ucap Fahmi.

Dia mengaku tak tahu siapa yang mengelola bilik asmara ini. Namun saat ditanya soal aliran duit dari uang sewa, uang itu untuk koperasi.

Fahmi menjelaskan soal awal mula berdirinya bilik asmara itu. Menurut Fahmi, bilik itu dibuat atas kesepakatan bersama untuk digunakan bersama istri sah.


"Kenapa dijadikan bilik asmara, kita bersepakat karena untuk sesama muhrim. Lalu kita sepakat kasih yang ngebersihin itu ada dua orang yang hukumannya 27 tahun satu lagi 17 tahun sudah punya anak bini, saya serahkan ke mereka itu nggak seberapa," tutur Fahmi.

https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4416803/suami-inneke-beberkan-tarif-sewa-bilik-cinta-di-lapas-sukamiskin?tag_from=wp_cb_mostPopular_list&_ga=2.226614493.1737037341.1549339119-53630541.1549339119

Dear Pak Jokowi, Mohon Maaf karena Saya Harus Mengatakan Pak Jokowi Agak Ceroboh, Tapi Tenang karena Ternyata Yang Bicara Dari Kubu Oposisi

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menyoroti pernyataan capres petahana mengenai propaganda ala Rusia. Pernyataan Jokowi disebut agak ceroboh.

"Jadi kali ini mohon maaf saya harus mengatakan Pak Jokowi agak ceroboh," ujar Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Priyo Budi Santoso sebelum mengikuti rapat debat capres kedua di gedung KPU, Rabu (6/2/2019).

Anggapan soal kecerobohan ini, disebut Priyo, berdasarkan tanggapan Kedubes Rusia di Indonesia. Lewat akun Twitter resmi @RusEmbJakarta, pihak Kedubes Rusia membantah campur tangan soal politik Indonesia.

"Pernyataan Beliau (Jokowi) mengagetkan dan ternyata dibantah Kedubes Rusia. Bahkan Pak duta besar sendiri menyampaikan rasa tidak nyamannya," sambung Priyo.


Karena itu, Priyo menyampaikan keprihatinannya terhadap sikap tergesa-gesa Jokowi. Sekjen Partai Berkarya ini khawatir hubungan Indonesia-Rusia bisa terganggu.

"Saya nggak tahu apakah nanti ada dampak yang tidak baik dari hubungan kedua negara. Mudah-mudahan segera bisa dikoreksi oleh beliau, oleh Pak Jokowi," ujarnya.

Sementara itu, Jokowi menyebut istilah propaganda Rusia hanya terminologi dari artikel yang dibaca. Jokowi juga menegaskan, hubungannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin sangat baik.

Jokowi mengatakan, istilah propaganda Rusia yang dia sebut merupakan terminologi dari artikel di Rand Corporation yang dibacanya. Sehingga istilah itu tidak merujuk pada negara Rusia itu sendiri.

"Sekali lagi, ini bukan urusan negara kita Indonesia dan Rusia, bukan. Saya dengan Presiden Putin sangat-sangat baik hubungannya," kata Jokowi.

https://news.detik.com/berita/d-4415747/bpn-prabowo-maaf-pak-jokowi-agak-ceroboh?tag_from=wp_nhl_judul_4&_ga=2.209449170.1737037341.1549339119-53630541.1549339119

Telak Banget Bos, Fadli Zon Diminta Belajar Bahasa Arab Biar Gak Malu-maluin, Prabowo Juga Kena Semprot Suruh 5 Waktu Dulu

Waketum Gerindra Fadli Zon mengungkapkan sosok 'kau' dalam puisinya berjudul 'Doa yang Ditukar' adalah makelar doa. Menanggapi Fadli, Ketum PPP M Romahurmuziy (Rommy) meminta Fadli belajar bahasa Arab terlebih dulu.

"Buat Fadli, belajar bahasa Arab dulu deh, baru komentar. Jangan malu-maluin ah," kata Rommy saat dimintai konfirmasi, Selasa (5/2/2019).

Rommy lalu menyerang balik. Dia meminta Fadli menyuruh 'bosnya' salat lima waktu dan puasa Ramadan.

"Komentar saya satu aja ke Fadli, suruh bosnya salat lima waktu dan puasa Ramadan dulu deh. Kalau belum, jangan bawa-bawa agama dan Tuhan dalam kontestasi," ujar Rommy.

Dihubungi terpisah, saat ditanya terkait makelar doa, Waketum PPP Arwani Thomafi menilai puisi Fadli berjudul 'Doa yang Ditukar' penuh dengan kemarahan dan buruk sangka. Arwani juga hadir saat Kiai Maimun Zubair atau Mbah Moen membacakan doanya.

"Puisi itu kan penuh dengan ungkapan kemarahan dan suuzan. Dia campur adukkan dengan kata-kata sakral dalam doa. Penginnya terlihat seperti orang suci dengan berdoa, tapi ungkapan kemarahan dan suuzan itu jelas memperlihatkan wajah kedengkian dan ketidaksukaan terhadap kiai dan santri," kata Arwani.

"Marah karena ternyata Mbah Moen akhirnya benar-benar memilih Jokowi dan tidak Prabowo seperti yang diduga-duga dan diharap-harap mereka. Bahkan setelah itu justru makin tegas dan semangat memenangkan Jokowi-Kiai Ma'ruf. Jadi kecele mereka. Itulah kenapa lalu marah," lanjutnya.

Arwani lalu mempertanyakan siapa sosok makelar doa yang dimaksud Fadli.

"Temen-temen santri juga banyak yang tanya apa yang dimaksud dengan ungkapan makelar doa?
Dan siapa itu makelar doa?" tanya Arwani.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terusik oleh sosok 'kau' dalam puisi 'Doa yang Ditukar' yang dibuat Fadli. Fadli pun menjawab meski tak menyebut nama.

Lewat Twitter, Menag Lukman bertanya kepada Fadli Zon. Dia meminta Fadli Zon menjawab apakah sosok 'kau' dalam puisi 'Doa yang Ditukar' merujuk kepada Kiai Maimun Zubair atau Mbah Moen.

"Pak @fadlizon Yth, Agar mendapatkan kejelasan, saya mohon tabayyun (klarifikasi): apakah yg dimaksud dengan 'kau' pada puisi tsb adalah Simbah Kiai Maimoen Zubaer? #doayangditukar," tulis Menag Lukman di akun Twitter-nya @lukmansaifuddin, Selasa (5/2/2019).

Tidak lama berselang, Fadli merespons. Fadli menegaskan, 'kau' yang dia maksud dalam puisinya bukanlah Mbah Moen, melainkan penguasa dan makelar doa.


"Pak Lukman yb, jelas sekali bukan. Itu penguasa n makelar doa," tulis Fadli di akun Twitter miliknya.

https://news.detik.com/berita/d-4415485/soal-makelar-doa-rommy-fadli-belajar-bahasa-arab-dulu-deh?tag_from=wp_cb_mostPopular_list&_ga=2.268603697.1737037341.1549339119-53630541.1549339119

Jokowi Sentil Oknum Rusia, Sandiaga Diprotes Teman, Soal Tuduhan Konsultan Asing, Doi Juga Ngeles, Begini Jawabannya

Capres petahana Joko Widodo berbicara soal adanya langkah propaganda penyebaran hoax ala Rusia di Pilpres 2019. Cawapres rival, Sandiaga Uno mengaku ada kawannya dari Rusia yang memprotes negaranya ikut dibawa-bawa ke urusan politik di Indonesia.

Pernyataan Jokowi soal propaganda ala Rusia itu disampaikan pekan lalu saat menepis berbagai hoax. Capres petahana ini menyebut ada timses yang menyiapkan propaganda Rusia.

"Problemnya adalah ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia, yang setiap saat mengeluarkan semburan-semburan dusta, semburan hoax, ini yang segera harus diluruskan Bapak-Ibu sebagai intelektual," ujar Jokowi.

Sandiaga ikut menyoroti pernyataan Jokowi itu. Ia mengatakan, ada kawannya yang memprotes negaranya dilibatkan.

"Memang kemarin ada rekan-rekan dari Rusia, kawan-kawan saya bertanya, 'apa maksudnya ini, apakah kami dituduh mencampuri urusan Indonesia?'," kata Sandiaga menirukan protes dari kawannya dalam wawancara dengan wartawan di lapangan basket Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/2/2019).

Kepada sang teman, Sandiaga menyatakan untuk tidak terlalu menanggapi. Ia juga mengaku tak ingin menambah kegaduhan atas pernyataan Jokowi tersebut.

"Saya bilang jangan terlalu ditanggapi karena ini tahun politik semua, semua yang disampaikan itu mungkin ada urusannya dengan politik dalam negeri. Tidak ada urusannya dengan persahabatan kita dengan Rusia," ucapnya.

Sandiaga berharap agar pernyataan Jokowi tak berdampak pada hubungan antara Indonesia dengan Rusia. "Jangan terlalu dibesar-besarkan, kita harapkan polemik yang disampaikan pak Presiden ini tidak dijadikan ajang sahut-menyahut dan akhirnya merusak hubungan internasional kita," tutur dia.

Eks Wagub DKI ini juga membantah dirinya dan capres Prabowo Subianto menyewa jasa konsultan asing untuk memenangkan pilpres. Sandiaga menyatakan konsultan terbaik mereka adalah rakyat.

"Saya ditanya, 'Pak Sandi pakai konsultan asing nggak?' Memang tidak pernah kami pakai konsultan asing, dan kami mendapatkan masukan justru masukan itu dari 1.180 titik yang sudah kami kunjungi di Indonesia. Justru itu konsultan kami yang terbaik. Data-data terbaik kami itu dari rakyat," sebutnya.

Tak hanya itu, Sandiaga juga mengajak para pendukungnya untuk tak terprovokasi bila diserang secara politik. Bersama Prabowo, ia mengaku menjunjung tinggi demokrasi yang damai sehingga tak perlu ada pertengkaran.

"Kalau kita diserang terus, janganlah kita terpengaruh, jangan terprovokasi. Kita demokrasinya merangkul, bukan memukul, kita demokrasinya mengajak, bukan menyikut. Kita demokrasinya tidak saling serang, tapi kita berpelukan. Ini demokrasi ala Prabowo-Sandi, demokrasi adil dan makmur," pesan Sandiaga saat berkampanye di Solo.


"Jadi jangan dilawan, Pak. Propaganda Rusia jangan, Pak. Karena fokus kita di ekonomi," tambah cawapres nomor urut 02 itu.

https://news.detik.com/berita/d-4415354/kawan-rusia-sandiaga-terusik-jokowi
Selasa, 05 Februari 2019

Sandiaga Ngaku Elektabilitas Naik, Tapi yang Dipakai Data Palsu Nih? Coba Dong Bisa Bantu Jelaskan Biar Rakyat Gak Bingung Nih

Cawapres Sandiaga Uno mengklaim elektabilitasnya sudah di atas angka 40 persen. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyebut Sandiaga kerap membuat narasi data palsu.

"Kalau berdasarkan survei internal mereka ya dia bisa saja dia sudah 70 persen, ngomong dia sudah 70 persen. Kan sudah biasa dia membangun diksi-diksi narasi dengan data palsu," ujar Wakil Ketua TKN, Abdul Kadir Karding, saat dihubungi, Selasa (5/2/2019).

Karding tak ingin terbawa narasi soal elektabilitas yang diklaim Sandiaga. Timnya, kata dia, hanya merujuk pada lembaga survei yang sudah melakukan penelitian dan mempublikasi hasilnya ke publik.

"Oleh karena itu saya kira, kita berdasarkan lembaga-lembaga survei yang ada aja karena itu lah yang paling mungkin menjadi rujukan parameter ukuran kita, dan itu yang terpublikasi dalam artian metodelogi sample, siapa samplenya, yang artinya yang kaidah-kaidah penelitiannya itu berdasarkan dengan prosedur dan protap yang sudah baku yang disepakati dalam dunia survei statistik," katanya.

Bagi Karding, Sandiaga sekadar melakukan framing dengan mengeluarkan pernyataan soal elektabilitas. Alasannya, belum ada survei internal dari kubu pasangan nomor urut 02 tersebut yang dipublikasi.

"Nah kalau internal sih bukannya saya nggak, percaya tapi lebih banyak pada framingnya paling," katanya.

Sandiaga sebelumnya mengatakan elektabilitasnya sudah semakin dekat dengan pasangan Jokowi-Amin. Dia mengklaim selisihnya sudah single digit. Survei internal menurut Sandiaga akan dipublikasi 2 pekan lagi.


"Kalau di kami sudah sangat ketat. Sudah single digit dan kami cross 40 persen. Akhir bulan ya, 2 minggu lagi baru keluar," kata Sandiaga di Jakarta Selatan, Senin (4/2).

https://news.detik.com/berita/d-4414558/sandiaga-klaim-elektabilitas-pepet-jokowi-tkn-anggap-data-palsu

Komentar Bijak Glenn Fredly Tanggapi Komentar Kasar JerinX SID ke Anang Hermansyah

Sejumlah musisi pun mengikuti diskusi draft Rancangan Undang Undang Permusikan. Musisi seperti Anang Hermansyah, Marcell Siahaan, Rara Sekar, Danilla Riyadi, dan tak terkecuali Glenn Fredly.

Baru-baru ini drummer Superman Is Dead (SID), Jerinx, mengomentari RUU Permusikan, dan sempat mengomentari Anang Hermansyah melalui akun twitter pribadinya.

"Musisi palsu sok jadi politisi lama-lama ya pasti keluar sifat aslinya; menjijikkan. Selain Rhoma Irama siapa lagi yang setuju Nang @ananghijau? #RUUkampungan #AnangPayah," tulis Jerinx dalam akun twitternya.

"Ya spt mas Anang ini, jiwanya politisi tapi dulu cari makan di musik. Setelah punya cukup duit, balik ke cita-cita aslinya jadi virus politik," tulisnya lagi.

Penyanyi Glenn Fredly pun sempat mengomentari mengenai pendapat yang disampaikan drummer SID tersebut.

"Kalau saya sih saya pribadi saya nggak mau masuk di dalam ranah yang personal ya. Karena saya maksudnya artinya gini poinnya adalah dilihat sebagai bagian dari uji publik, respon, kan ini beda-beda orang responnya," ujar Glenn saat ditemui di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Menurut pelantun 'Januari' ini, setiap orang memiliki cara penyampaian yang berbeda-beda.

"Pada saat menolak saya responnya dengan yok dengan ketemu ke didiskusikan, diobrolin. Ada yang penyampaian reaktifnya sebagai demikian, salah satunya adalah Jerinx," tambahnya lagi.

Intinya kembali lagi pada apa yang ingin disampaikan oleh beberapa musisi yang tidak setuju dengan adanya RUU Permusikan ini.

"Artinya tadi saya bilang ada teman-teman yang berbicara tentang hak, ada teman-teman musisi yang bergerak di lingkungan hidup, ada teman-teman yang berbicara tentang sosial. Pada saat teman-teman yang berbicara tentang membenahi rumahnya sendiri itu harus dihargai juga. Sama seperti kita menghargai teman-teman yang berbicara hal-hal yang demikian," jelasnya lagi.

"Ujung-ujungnya bercerita tentang ekosistem musik itu sendiri. Mata rantainya dalam masa depannya musik Indonesia. Karena jangan dilihat di samping saya, generasinya saya Jerinx itu ya gimana generasi ke depannya. Bagaimana teman-teman yang ingin memiliki profesi sebagai musisi ke depan," lanjutnya.

Glenn pun sangat sadar bahwa publik bisa menilai dan memberi masukan agar tidak tercipta masalah yang menimbulkan ketidaksetujuan.


"Ya saya yakin publik cerdas kok. Saya yakin banget bahwa pada akhirnya karya itu yang akan menyatukan kita dan bagaimana saya nggak mau terlibat dalam polemik-polemik yang substansial," tukasnya.

https://hot.detik.com/music/d-4414447/tanggapan-glenn-fredly-soal-protes-jerinx-pada-anang-hermansyah?tag_from=wp_cb_mostPopular_list&_ga=2.225462169.2008684842.1549149965-1949571817.1549149965

Dahnil Anzhar Minta Pemerintah Revisi UU ITE, Lho Ya Kan Tinggal Tanya sama Bang Fadli Zon dan Fahri Hamzah Cs Dong?

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, meminta pemerintah segera melakukan revisi terhadap Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Menurut dia, aturan itu disebut kerap disalahgunakan untuk kepentingan kekuasaan karena ada beberapa 'pasal karet'.

"UU ITE ini menjadi perhatian khusus Prabowo-Sandi untuk direvisi karena korban utama UU ITE adalah masyarakat awam," kata Dahnil di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/2) malam.

Dahnil juga menuding, saat ini mayoritas korban UU ITE yang berujung pada pidana justru masyarakat awam dan kalangan aktivis, sementara pelapornya mayoritas dari pejabat negara.

"Jadi pejabat publik yang kemudian merasa martabatnya terganggu dengan kritik, bisa menggunakan undang-undang ini untuk menjerat siapa pun," kata dia.

"Data kita lebih dari 35 persen pelapor undang-undang ITE itu adalah pejabat negara. Ini sinyal sederhana bahwa undang-undang ITE menjadi alat pejabat negara membungkam kritik. Artinya sebagian besar pejabat kita punya kecenderungan anti kritik," lanjutnya.

Lebih lanjut kata dia, sejak disahkan pada 2008 lalu UU ITE pun makin banyak memakan korban.


"Puncaknya adalah tahun 2016 ada 84 kasus dan tahun 2017 ada 51 kasus. Jadi, komitmen kita adalah merevisi UU ITE. Kita ingin stop pembungkaman publik, dan kriminalisasi," kata Dahnil.

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190205025923-32-366522/disebut-kerap-disalahgunakan-bpn-ingin-uu-ite-direvisi?tag_from=wp_cb_pemilu_2019_list