Sandiaga Ngaku Elektabilitas Naik, Tapi yang Dipakai Data Palsu Nih? Coba Dong Bisa Bantu Jelaskan Biar Rakyat Gak Bingung Nih

shares

Loading...
Cawapres Sandiaga Uno mengklaim elektabilitasnya sudah di atas angka 40 persen. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menyebut Sandiaga kerap membuat narasi data palsu.

"Kalau berdasarkan survei internal mereka ya dia bisa saja dia sudah 70 persen, ngomong dia sudah 70 persen. Kan sudah biasa dia membangun diksi-diksi narasi dengan data palsu," ujar Wakil Ketua TKN, Abdul Kadir Karding, saat dihubungi, Selasa (5/2/2019).

Karding tak ingin terbawa narasi soal elektabilitas yang diklaim Sandiaga. Timnya, kata dia, hanya merujuk pada lembaga survei yang sudah melakukan penelitian dan mempublikasi hasilnya ke publik.

"Oleh karena itu saya kira, kita berdasarkan lembaga-lembaga survei yang ada aja karena itu lah yang paling mungkin menjadi rujukan parameter ukuran kita, dan itu yang terpublikasi dalam artian metodelogi sample, siapa samplenya, yang artinya yang kaidah-kaidah penelitiannya itu berdasarkan dengan prosedur dan protap yang sudah baku yang disepakati dalam dunia survei statistik," katanya.

Bagi Karding, Sandiaga sekadar melakukan framing dengan mengeluarkan pernyataan soal elektabilitas. Alasannya, belum ada survei internal dari kubu pasangan nomor urut 02 tersebut yang dipublikasi.

"Nah kalau internal sih bukannya saya nggak, percaya tapi lebih banyak pada framingnya paling," katanya.

Sandiaga sebelumnya mengatakan elektabilitasnya sudah semakin dekat dengan pasangan Jokowi-Amin. Dia mengklaim selisihnya sudah single digit. Survei internal menurut Sandiaga akan dipublikasi 2 pekan lagi.


"Kalau di kami sudah sangat ketat. Sudah single digit dan kami cross 40 persen. Akhir bulan ya, 2 minggu lagi baru keluar," kata Sandiaga di Jakarta Selatan, Senin (4/2).

https://news.detik.com/berita/d-4414558/sandiaga-klaim-elektabilitas-pepet-jokowi-tkn-anggap-data-palsu
Loading...
loading...