Bantah Tudingan Amien Rais, Ahmad Labib Ungkap Pesan Wejangan dari Haedar Nasir

shares

Loading...
Caketum Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Labib membantah ada intervensi yang disampaikan PP Muhammadiyah saat Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah. Labib mengungkapkan isi wejangan yang diperolehnya dari Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

"Pak Haedar memang sempat memanggil saya dan caketum yang lain. Dalam pertemuan itu tidak ada intervensi," kata Labib kepada detikcom, Sabtu (1/12/2018).

Selain Haedar, Labib mengungkapkan di pertemuan itu memang hadir juga Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mut'i. Keduanya berpesan pada para Caketum Pemuda Muhammadiyah agar muktamar bisa berlangsung dengan bermartabat.

"Beliau selayaknya orang tua kami semua berpesan agar Muktamar ini dilakukan secara bermartabat, menjaga silaturahim dan soliditas, serta harap selalu dilandasi oleh keinginan yang sama memajukan gerakan Pemuda Muhammadiyah," lanjut Labib.

Labib menjelaskan, pesan serupa juga selalu disampaikan oleh Abdul Mu'ti kepada mereka dalam berbagai kesempatan.

"Pak Haedar memang sempat memanggil saya dan caketum yang lain. Dalam pertemuan itu tidak ada intervensi," tegas Labib.

Selain dipanggil Haedar Nashir, kata Labib, beberapa caketum termasuk dirinya juga sempat diundang ke kediaman Amien Rais. Dalam pertemuan itu Amien berpesan agar Pemuda Muhammadiyah selalu bersatu melawan segala bentuk intervensi.

"Kami tentu saja sepakat dengan point itu. Namun, sebagai caketum saya tidak menemukan adanya intervensi yang dimaksud. Tidak ada intervensi pihak luar ataupun gerbong politik tertentu kepada kami para caketum dan peserta," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, dalam sebuah video, Amien Rais mengungkapkan panasnya Muktamar Pemuda Muhammadiyah beberapa waktu lalu.

Dalam video itu, Amien Rais hadir memberikan wejangan-wejangan kepada para pemilik suara di Cavinton Hotel, Yogyakarta, Rabu (28/11/2018) malam.

"Teman-teman peserta Muktamar PM se-Indonesia, kami undang pertemuan silaturahim malam ini bersama ayahanda Amien Rais dan Bang Dahnil Anzar Simanjuntak di Cavinton Hotel lantai 8, terima kasih. Wasalam," demikian bunyi undangan konsolidasi tersebut.

Dari video yang beredar di kalangan PP Muhammadiyah, Jumat (30/11), Amien Rais, Dahnil Anzar, dan salah satu calon Ketum Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Fanani, hadir dalam acara itu. Ada juga banyak peserta muktamar yang terekam.

Dalam kesempatan itu, Amien Rais, yang mengenakan kaus polo dan peci hitam, membuka sejumlah fakta mengejutkan. Amien berkisah ada lima orang Pemuda Muhammadiyah yang menemuinya. Mereka mengaku baru dipanggil Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nasir.


"Diundang oleh Pak Haedar Nashir dan satunya Pak Abdul Mukti, 'Eh tolong kamu jangan maju, pilih saja Sunanto.' Menurut saya, ini adalah sebuah peristiwa yang luar biasa," ungkap Amien Rais.


Loading...
loading...