Adian Napitupulu: Kerempeng Plonga-plongo tapi Bagikan 9 Juta Sertifikat, 1 Juta Rumah dan 4 Ribu Km Jalan

shares

Loading...
Politikus PDIP Adian Napitupulu menilai reuni aksi 212 seharusnya tak bisa dianggap langsung akan berpengaruh terhadap keterpilihan calon presiden. Apalagi kata dia jika dianggap bahwa reuni aksi 212 ini akan berdampak negatif bagi Presiden Jokowi sekaligus menguntungkan rival politiknya.

"Saya agak bingung juga Bang Karni kalau kemudian Jokowi mau dikalahkan dengan reuni. Kalau menurut saya, Jokowi hanya mungkin kalah ketika ada yang punya prestasi lebih dari Jokowi. Jadi misalnya kemudian kita gunakan acara reuni 212 ini dijadikan alat ukur elektabilitas, menurut saya enggak tepat. Bagaimanapun juga yang dilakukan Jokowi itu prestasinya jelas. Dan dia enggak punya lawan sampai hari ini untuk menandingi prestasi-prestasi dia," kata Adian Napitupulu di acara ILC tvOne, Selasa malam, 4 Desember 2018.

Mantan aktivis 1998 itu melanjutkan, soal reuni dioposisikan dengan Jokowi juga tak tepat. Menurut Adian, Jokowi memang tak harus mengumpulkan banyak orang lantaran mantan Wali Kota Surakarta itu memang justru hobi mendatangi rakyatnya.

"Saya percaya pilihan pak jokowi bukan mendatangkan berjuta orang namun mendatangi berjuta-juta orang. Itu dibuktikan kemarin ketika semua orang mencaci maki dia, dia tetap memberikan listrik buat rakyat," kata dia lagi.

Menurut dia, orang harus belajar melihat sosok Jokowi yang tak reaktif namun banyak bekerja. Terbukti sekalipun dia kerap dihina namun Presiden tersebut tetap fokus bekerja.

"Selanjutnya menurut saya bagaimanapun juga ketika banyak orang mencela Jokowi, orang bilang dia Presiden kerempeng kalau Fadli Zon bilang dia Presiden planga-plongo, namun mau setuju tak setuju, enggak langsung tapi arahnya ke sana kan (ke Fadli Zon), ya enggak apa-apa kan kita tahu arahnya,” kata dia.


“Kalau menurut saya mau dia kerempeng mau planga-plongo tapi yang kerempeng planga-plongo itulah yang membagikan 9 juta sertifikat buat rakyat. Yang kerempeng dan planga-plongo itulah yang bangun 4000 Kilometer jalan buat rakyat dan membangun satu juta rumah buat rakyat dan memperjuangkan satu harga BBM di Papua, Jawa dan lainnya," kata Anggota DPR ini lagi.

Viva
Loading...
loading...