Mahfud MD Sempat Tolak Ketemu Jokowi Usai Batal Jadi Cawapres, Tapi Akhinya Luluh Karena Hal Ini

shares

Loading...
Mahfud MD tampak mengenang momen saat dirinya batal menjadi calon wakil presiden Jokowi di Pilpres 2019.

Mahfud MD masih ingat betul detail dari kejadian saat dirinya dinyatakan bukan menjadi sosok cawapres Jokowi Pilpres 2019.


Bahkan sambil mengenang, Mahfud MD menyebut dirinya sempat menolak ajakan untuk bertemu Jokowi.

Aksi penolakan itu terjadi usai Mahfud MD mengetahui bahwa sosok Maruf Amin lah yang menjadi cawapres Jokowi.

Pengakuan tersebut Mahfud MD sampaikan pada tayangan etalkshow Tv One, Jumat (9/11/2018).

Mahfud MD seolah kembali mengulas momen dan detik-detik saat pengumuman cawapres Jokowi itu dilakukan.

Mengaku tidak sakit hati, Mahfud MD nyatanya menyebut bahwa dirinya sempat merasa sedih.

Namun rasa sedih tersebut tidak bertahan lama.

"(Sedih sebentar) ya kira-kira 5 menit lah (sedihnya)," ujarnya seraya tersenyum.

Usai mengakui bahwa dirinya bersedih, Mahfud MD pun memaparkan bahwa Jokowi langsung ingin bertemu kepadanya usai pengumuman cawapres dirinya itu dilakukan.

Namun, Mahfud MD menjelaskan bahwa dirinya menolak permintaan tersebut.

Bukan tanpa alasan, Mahfud MD mengaku saat itu banyak tamu yang ingin bertemu dengannya.

"Sesudah lihat pengumuman lalu ditelepon oleh istana (bilang) Pak Jokowi ingin ketemu. Saya bilang nanti saja, saya masih banyak tamu," kata Mahfud MD.


Ya, usai Mahfud MD batal menjadi cawapres Jokowi, banyak pihak yang ingin bertemu dengan dirinya.

Karena alasan tersebut, Mahfud MD pun membalas permintaan tersebut dengan penolakan.

Mahfud MD ingin bertemu dengan Jokowi di lain waktu.

"Waktu itu kan memang karena gagal (jadi cawapres) tamu banyak sekali kan. Sehingga akhirnya saya bilang 'nanti aja saya ke sana'" pungkasnya.

Usai mendengar penolakan tersebut pihak istana pun langsung membalasnya.

Pihak istana langsung menjelaskan bahwa sudah ada mobil istana yang menunggu Mahfud MD di depan kantornya.

Karena alasan tersebut, Mahfud MD pun sempat kaget.

Mahfud MD juga akhirnya luluh dan ikut pergi menemui Jokowi.

"Trus dibilang (pihak istana) 'itu mobilnya sudah menunggu (mobil istana) udah menunggu di depan kantor bapak mau jemput'" ucap Mahfud MD menirukan pihak istana.

Momen pertemuan Mahfud MD dan Presiden Jokowi pun akhirnya terjadi.

Mahfud MD menceritakan pertemuannya dengan Jokowi hanya terjadi selama 15 menit.

"Akhirnya ya sudah saya berangkat. Ya saya biasa saja bertemu presiden. Bertemu kira-kira 15 menit lah," ceritanya.

Dalam pertemuan tersebut, Mahfud MD mengaku bahwa Jokowi menceritakan telah memberikan instruksi kepada kubunya perihal cawapres.

Mahfud MD pun menjabarkan secara singkat bahwa apa yang disampaikan Jokowi sama dengan informasi yang selama ini ia dapatkan.

Karenanya, Mahfud MD pun meminta agar Jokowi tidak perlu merasa bersalah.

Mahfud MD juga memaparkan bahwa dirinya telah menerima semua keputusan yang telah diambil presiden Jokowi.

"Bapak enggak perlu merasa bersalah atau apa. Kalau saya jadi pak Jokowi mungkin saya melakukan hal yang sama. Kalau misal ngotot-ngotot kan akan jadi masalah. Saya terima ini," jelas Mahfud MD.



TribunNews
loading...