Ditanya Soal Program Rumah Jokowi DP 0 Persen, Sandiaga Uno Malah Jawab Begini

shares

Loading...
Calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno menyambut baik terkait rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan rumah layak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, serta Polisi Republik Indonesia dengan uang muka sebanyak 0 %. Ia menilai Jokowi melihat data yg sama menggunakan data yg dia gunakan di DKI.

“Bahwa tuntutan warga untuk menerima perumahan menggunakan harga terjangkau dengan cicilan serta DP yg nir memberatkan itu jua dibutuhkan di seluruh wilayah Indonesia” kata Sandiaga pada Kantor Sekretariat PS 19-NKRI, Kamis (8/11).


Sandiaga menilai aparat kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia layak menerima rumah dengan uang muka 0 persen lantaran polisi serta TNI sudah berjuang mempertaruhkan nyawanya. Mantam gubernur DKI Jakarta itu enggan menjawab disaat disinggung terdapat tidaknya unsur politis di pada kebijakan itu.

“Nanti pengamat saja yang berkomentar, akan tetapi saya melihat bahwa ini memang diharapkan. Nanti biar rakyat yang menilai ini politis atau enggak, karena semua balik kepada niatnya,” ujarnya.

Pemerintah tengah menyiapkan tempat tinggal layak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia, serta Polisi Republik Indonesia menggunakan uang muka sebanyak 0 persen. Menurut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pembangunan rumah layak akan dilakukan pada skala yang besar bagi 945 ribu ASN, 275 ribu Prajurit TNI, serta 360 ribu anggota Polri.

“Tetapi yg jelas kita akan konsentrasi dalam upaya akselerasi penyediaan tempat tinggal yg baik, layak bagi 945 ribu ASN, 275 ribu Prajurit Tentara Nasional Indonesia, dan 360 ribu anggota Polisi Republik Indonesia” kata Jokowi saat membuka ratas pembahasan penyediaan rumah bagi ASN, Tentara Nasional Indonesia, dan Polisi Republik Indonesia, Rabu (7/11).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah akan memberikan dukungan serta meringankan beban ASN, Tentara Nasional Indonesia, Polisi Republik Indonesia buat memiliki tempat tinggal layak. Rencananya, rumah yang dibangun menggunakan skala akbar ini akan berbentuk rumah susun sederhana milik (rusunami) menggunakan skema spesifik buat hunian ASN, TNI, Polisi Republik Indonesia.

Skema spesifik itu berupa uang muka atau DP sebanyak 0 persen menggunakan masa pinjaman yang dapat mencapai 30 tahun. Disamping itu, ASN, TNI, serta Polri juga dapat membayar cicilan sampai usia pensiun maksimum 75 tahun dengan syarat pertama kali mengajukan pinjaman berusia maksimum 53 atau 55 tahun.

“Kemungkinan kita akan mencoba skema seperti pada FLPP, fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan yg sudah ada,” ujar Bambang.

Warta
loading...