Sandiaga Over Percaya Diri, Timses Jokowi Ingatkan Peristiwa Prabowo Sujud Sukur Tapi Nyatanya Kalah

shares

Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno optimis unggul di Provinsi Jawa dan Banten. Hal itu didasari dari pengalamannya bersama Anies Rasyid Baswedan saat mengalahkan Ahok dan merebut kursi DKI.

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni, mengatakan, tak masalah jika Sandiaga merasa optimis. Tapi dia mengingatkan, harus disesuaikan dengan kenyataan politik yang ada.


Diketahui, dua partai koalisi Prabowo-Sandiaga, para kadernya banyak membelot. Di antaranya dari Demokrat dan PAN.

"Jadi silakan saja Mas Sandi optimis, asal didasarkan kepada realisme politik yang didukung data dan fakta," ucap Raja, Minggu (21/10).

Dia menuturkan, jangan sampai terulang dengan Prabowo Subianto empat tahun silam. Dimana, merasa optimis, lantaran membaca hasil survei yang dibuat timnya sendiri.

"Jangan sampai kejadian 4 tahun lalu terulang. Pak Prabowo juga optimis, sampai sujud syukur membaca quick count, ungkap Raja.

Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia ini, sekali mempersilakan sikap Sandiaga tersebut. Namun, dia meminta tak melupakan juga, bahwa Jokowi sudah membangun sikap optimis tersebut.

"Silakan saja Mas Sandi optimis. Optimisme justru sikap yang dikembangkan oleh Pak Jokowi empat tahun ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Sandiaga membandingkan dengan hasil di Pilkada DKI lalu. Dimana, dia bisa mengalahkan petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Kami berpengalaman di DKI. Siapa yang menang, di DKI bukan petahana. Survei kami menunjukkan satu hal kami memang masih tertinggal tapi kami semakin mengejar," kata Sandiaga Uno.

Merdeka
loading...