Pernyataan Keras dengan Politikus Sontoloyo, Andi Arief: Jokowi Tak Lagi Pakai Pencitraan

shares

Loading...
Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, angkat suara terkait ucapan Presiden Joko Widodo soal politikus 'sontoloyo'. Menurutnya, melalui pernyataan tersebut Jokowi sudah menunjukkan wajah aslinya dan meninggalkan politik pencitraan.

"Saya membaca sebagai taktik ya," kata Andi kepada wartawan usai dialog Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama warga di Ndalem Benawan Yogyakarta, Sabtu (27/10/2018) malam.


Taktik yang dimaksud Andi yakni Jokowi mulai memandang bahwa harus bertindak lebih keras terhadap lawan politiknya sekarang ini. Hal tersebut, kata Andi, sudah terbukti dari pernyataan-pernyataan Jokowi dalan menanggapi isu-isu terkini.

"Mungkin Pak Jokowi merasa sudah di atas angin," ucapnya.

Menurutnya, karena Jokowi menganggap sudah di atas angin akhirnya politikus PDIP tersebut menanggalkan politik pencitraan. Sementara kini Jokowi mulai menunjukkan watak aslinya.

"Sehingga tidak perlu lagi pencitraan, apa adanya saja," sebutnya.

"Tapi Partai Demokrat tidak mempermasalahkan (istilah sontoloyo). Sepanjang sontoloyo itu bukan kepada rakyat yang penting, tapi kalau kepada tokoh politik silakan," pungkas dia.

Detik
loading...