Anies Baswedan Perintahkan Dinas LH Turunkan Pencemaran Sungai di Era Ahok

Loading...

shares

loading...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Dinas Lingkungan Hidup DKI menurunkan angka pencemaran lingkungan di sungai-sungai di Jakarta pada era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang mencapai  60 persen menjadi 30 persen.

Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Ali Maulana, mengatakan untuk mewujudkan obsesi tersebut kini pihaknya tengah menyusun rencana untuk mengatasi pencemaran sungai.


Draf pengurangan pencemaran sungai tersebut ditargetkan selesai bulan ini. "Saya kira bulan September ini harus selesai roadmapnya," kata Ali. Salah satu isi draf itu adalah pemetaan penyebab tercemarnya sungai-sungai di Jakarta.

Lihat ini juga:
Begini Momen Ridwan Kamil Panjat Pintu Toilet karena Terkunci, Istrinya Ngakak
'Saya Salut ke Andi Arief, Poltisi Pemberani Buat Prabowo-Sandi Tergopoh ke SBY'

Menurut Ali, berdasarkan data Dinas LH DKI Jakarta, sepanjang 2016 hingga 2017, sebanyak 20 sungai di Jakarta tercemar berat hingga 60 persen. Angka pencemaran pada era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang 30 persen.

Dari 20 sungai tersebut, di antaranya adalah Ciliwung, Cipinang, Angke, Mookevart dan Buaran. Ali mengatakan, pencemaran itu disebabkan oleh limbah tinja (black water) dan limbah industri maupun rumah tangga (grey water).

Pencemaran sungai, ujar Ali, didominasi oleh limbah rumah tangga. "Kalau (limbah) rumahan itu 70 persen, yang industri perkantoran itu belasan persen," kata Ali.

Baca ini juga dong:
Sebut Kedaulatan Indonesia Hilang, BEM PTAI: Turunkan Jokowi dari Tahta Kepresidenan
Diminta 'Ngaca' oleh Ridwan Kamil, Sandiaga Langsung Minta Maaf
Ekspresi Aneh Prabowo saat Merangkul Andi Arief, Jadi Ingat Pernyataan 'Jenderal Kardus'

Selain menyusun draf, Dinas LH DKI juga melakukan sosialisasi pembinaan kepada masyarakat untuk mencegah pencemaran sungai. "Pengecekan dari pelaporan warga juga ada," kata Ali.

Draf tersebut, Ali menambahkan, selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Anies Baswedan. Da berharap target tingkat pencemaran sungai di Jakarta berkurang seperti yang diharapkan, menjadi 30 persen seperti sebelumnya.

Tempo
Loading...
loading...